for spiders only Satu Dunia (Indonesian) > Sorotan > {intl-full_coverage_by_topic} > Information & media > ICT skip to main content
OneWorld SatuDunia home Logo_ Go to OneWorld.net homepage
Cari
BERITA SOROTAN KEMITRAAN AMBIL BAGIAN JARINGAN
17 May 2008

Sekali Lagi, ICT dan CSO

Seorang pemilik bengkel mobil di Jakarta menolak mentah-mentah tawaran sebuah perusahaan pembuat website. Alasannya sederhana, “Nggak pake website aja bengkel saya sudah banyak pelanggan kok..!” Ketika sang salesman nyaris putus asa, rayuan rayuan yang lebih genjar malah datang dari anak si pemilik bengkel itu.

“Pak, bengkel kita memang sudah besar tanpa website. Tapi, dengan website, bengkel kita bisa jauh lebih besar,” sergah si anak. Setelah satu jam lebih berperang argumentasi, si bapak tampak mengalah, atau setidaknya terdiam dulu. Dua hari kemudian, ia setuju bengkelnya dibuatkan website.

Cerita ini sungguh bukan rekaan. Bukan pula terjadi hanya sekali dua kali. Ketika dulu saya bekerja di sebuah perusahaan pembuat website beserta konten dan infrastrukturnya, cerita ini seolah sudah seperti makanan sehari-hari. Mungkin cuma kebetulan saja, saat itu saya mendapati bahwa anak muda lebih mudah diberi pemahaman tentang efektivitas teknologi informasi sebagai pendukung andal (nyaris segala) aktivitas apa pun.

Rasa lelah atas beberapa penolakan itu wajar sudah terlupakan. Itu cerita 5-6 tahun lalu. Namun, semenjak beraktivitas di dunia CSO (civil society organization), wajah enggan pemilik bengkel membayang lagi.

Pasalnya, terhitung masih banyak CSO yang belum memanfaatkan teknologi informasi sebagai salah satu alat pendukung aktivitasnya. Entah karena belum mengenal teknologi informasi dengan baik, entah karena kondisi yang belum memungkinkan. Semoga bukan karena enggan. Tapi, tampaknya bukan masalah usia tua-muda, seperti pada cerita bengkel tadi.

Memang, pada kenyataannya, menurut sebuah studi, sebagian besar CSO sudah menggunakan komputer sebagai alat bantu aktivitas kerjanya. Sudah banyak pula yang dilengkapi dengan akses internet. Kenyataan ini tentu menggembirakan. Yang kurang menggembirakan adalah tidak maksimalnya penggunaan komputer dan akses internet itu. Komputer dan internet hanya jadi semacam alat bantu kerja administratif dan pencarian informasi. Cukup disayangkan (meski kita tahu masalah teknologi informasi bukanlah persoalan komputer dan internet saja).

Keterbatasan infrastruktur dan biaya memang sering menjadi kendala. Namun, ketidakmampuan untuk memiliki dan menggunakan teknologi bukanlah musuh utama pemanfaatan teknologi informasi. Keenggananlah yang masih agak sulit dicairkan. Masih banyak di antara para pegiat CSO yang seolah alergi dengan teknologi informasi. Mungkin jadi lebih menjauh bila istilah ICT (information and communication technology) digunakan.

Setidaknya, memang ada para pegiat CSO yang mengaku bahwa kerjanya untuk menguatkan masyarakat sipil selama ini lancar-lancar saja dan selalu mendekat pada tujuan, meski tanpa memusingkan pemaksimalan manfaat ICT. Kita pun bisa terjebak untuk menduganya enggan merepotkan diri dengan ICT. Jadi terbayang juga apa kira-kira 'rayuan' anak si pemilik bengkel bila mendengar kata-kata pegiat CSO ini.

Tapi, sungguh, tentu itu haknya berkeyakinan seperti itu, dan bukan hak kita pula untuk berpandangan negatif atas pernyataan itu. SatuDunia sendiri tak berminat menjadi hakim atas teman-teman yang masih memandang sebelah mata pada ICT. Sekali lagi, sungguh, itu haknya. Tentu mereka punya alasan yang kuat atas keyakinannya itu.

Karena itu pula, karena kondisi dan alasan apa pun teman-teman kita masih belum mengakrabi ICT, tak ada rasa lelah, apalagi rasa marah, dalam tubuh SatuDunia atas kondisi itu. Marah, itu bukan hak kami.

Cuma, izinkan kami berpendapat, selama kita bersetuju untuk memiliki semangat saling berbagi informasi dan pengetahuan, mungkin sebaiknya kita bersetuju pula untuk memaksimalkan teknologi informasi, atau dalam konteks kali ini kita menyebutnya ICT. Apa pun bentuknya. Sebisanya.

Karena itu, melalui ruang (atau boleh kita sebut Rubrik) ICT ini, SatuDunia mengajak teman-teman, siapa pun, untuk berbagi cerita atau pengetahuan yang berkaitan dengan ICT. Apa pun.

Salam.

editor

Komentar pembaca

Tidak ada komentar