for spiders only Satu Dunia (Indonesian) > In depth > {intl-full_coverage_by_topic} > Information & Media > ICT skip to main content
OneWorld.net_home_link Logo_ Go to OneWorld.net homepage
Cari
BERITA FOKUS KEMITRAAN INISIATIF JARINGAN
19 November 2008

select CategoryID, istopic from ( SELECT CategoryID, EXISTS (SELECT * from topics_equivalence te WHERE te.categoryid=acl.categoryid) as istopic FROM eZArticle_ArticleCategoryLink acl WHERE acl.ArticleID=146541 ) as subquery

Satu Klik, Banyak Jaringan

Ketemu! Ketemu! Ketemu! Teriak salah seorang dari tiga orang yang berdandan unik. Jarinya bergerak lincah seolah di atas keyboard komputer. Telunjuknya menuding ke seolah layar komputer. Dengan mimik wajah gembira dia memanggil temannya untuk melihat hasil temuannya. Lalu, dua orang datang merubung komputer imaginatif untuk membaca hasil temuan. “Ini dia yang kita cari: SatuDunia!” teriak mereka bertiga.

Pertunjukkan pantomim mengawali acara Grand Launching, SatuDunia yang digelar pada Kamis, 22 Februari 2007 di Erasmus Huis, Jakarta. Sekitar 200 orang lebih yang berasal dari aktivis LSM, media massa, dan dari kalangan umum lainnya memeriahkan suasana Auditorium Erasmus. Tak terkecuali Kepala Erasmus Huis dan Ketua Oneworld Internasional, Rajendre Khargi hadir di antara undangan.

SatuDunia yang awalnya dibentuk atas prakarsa tiga lembaga: Hivos, Jaring, dan OneWorld Internasional kini telah resmi bisa diakses masyarakat umum. Dan, saat ini SatuDunia telah menjadi sebuah yayasan yang independen.

Dewi T. Suralaga, Direktur Kantor Wilayah Asia Tenggara, Hivos mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu kelahiran SatuDunia. Menurut Dewi, latar belakang pembentukan SatuDunia dilandaskan bahwa pentingnya penggunaan teknologi informasi dan komunikasi bagi pertukaran informasi dan pengetahuan oleh organisasi masyarakat sipil Indonesia. “Pertukaran tidak hanya di Indonesia saja tetapi juga Indonesia dengan Eropa, misalnya,” ujar Dewi. Karena SatuDunia merupakan jaringan internasional yang sampai saat ini terdiri dari 1600 organisasi mitra dan 11 pusat regional (Jakarta-Indonesia merupakan pusat regional ke-12).

Di tempat yang sama, Maria Hartiningsih, Dewan Pembina Yayasan SatuDunia, mengatakan bahwa SatuDunia muncul karena pentingnya pertukaran informasi dan pengetahuan bagi masyarakat sipil. Soalnya, banyak kegiatan masyarakat sipil yang tidak terekam oleh media yang umum. “SatuDunia diharapkan dapat menginformasikan kegiatan masyarakat sipil yang sebenarnya berguna bagi masyarakat banyak, tapi selama ini tidak pernah terdengar,” kata Maria.

Sedangkan Rajendre Khargi menyambut baik berdirinya SatuDunia. Dalam pandangannya, kelahiran SatuDunia semakin menambah besarnya jaringan masyarakat sipil di seluruh dunia. “Kita semua merupakan sebuah keluarga besar. Kami di OneWorld Internasional benar-benar bangga memiliki Anda sekalian (SatuDunia) sebagai anggota keluarga baru kami,” ujar Rajendre.

Daftar Komentar

Tidak ada komentar untuk kategori ini.